Senin, 08 Oktober 2012

Pepe Tuduh Pemain Barca Seperti Aktor, Vilanova Membalas

FOTO:REUTERS/Sergio Carmona
Barcelona - Pepe melabeli para pemain Barcelona seperti pemain sandiwara menyusul hasil 2-2 di El Clasico dinihari tadi. Tak terima dengan komentar tersebut, Tito Vilanova pun balik menyerang bek Real Madrid itu.

Komentar Pepe itu dilatarbelakangi oleh insiden di menit 52. Ia melakukan pelanggaran yang menyebabkan Andres Iniesta jatuh di kotak penalti.

Bek yang lahir di Brasil itu mengklaim Iniesta hanya diving. Wasit sependapat dan Barca gagal mendapatkan penalti melainkan hanya sepak pojok.

"Iniesta memang mengincarku di kotak penalti. Dia menarik Anda dan berputar-putar tapi mereka memang seperti itu, sangat bersandiwara," ucap Pepe dalam konferensi pers seusai pertandingan, yang dilansir Football Espana.

Vilanova tak kalah sengit dalam menanggapi tuduhan pemain internasional Portugal itu. Disebut dia, Pepe merupakan pemain suka bermain kasar.

"Jadi Pepe berkata kami semua aktor? Anda bahkan bisa membuat sebuah video dengan seluruh tendangan yang dia berikan untuk kami," balas entrenador Barcelona ini.

Read More......

Mourinho: Messi & Ronaldo Sama-sama Fantastis

FOTO:Reuters
Barcelona - Entrenador Real Madrid Jose Mourinho menilai skor imbang 2-2 lawan Barcelona sebagai sebuah hasil akhir yang pantas. Ditanya mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Mourinho menyebut keduanya sama-sama luar biasa.

Masing-masing dua gol dari Ronaldo dan Messi di Camp Nou, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, membuat laga El Clasico pertama di liga pada musim ini berakhir sama kuat.

Ronaldo membawa Madrid unggul terlebih dulu, tetapi Messi bukan saja menyamakan kedudukan tetapi bahkan sempat membuat Barca berbalik memimpin, sebelum Ronaldo membuat gol keduanya untuk bikin skor jadi 2-2.

"Menurutku hasil ini sudah pantas ketika Anda melihat pertandingannya. Itu pertandingan yang bagus yang berjalan sampai menit-menit akhir," komentar Mourinho di Football Espana.

"Kami harus maju terus. Ada hal-hal yang dapat dibenahi, bukan cuma di dalam tim tetapi juga di dalam seorang Jose Mourinho," tinjaunya.

Saat ditanya mengenai aksi Messi dan Ronaldo, dan dimintai pendapatnya mengenai siapa yang merupakan pemain terbaik di dunia menyusul penampilan keduanya di laga tersebut, Mourinho menjawab diplomatis.

"Adalah hal yang tabu untuk membicarakan siapa yang terbaik di dunia. Mereka berdua sama-sama fantastis," lugas Mourinho.

Read More......

Madrid Gagal Dekati Barca, Ramos: Musim Masih Panjang

FOTO:AFP/Lluis Gene
Barcelona - Real Madrid melewatkan peluang bagus untuk memangkas jarak dengan Barcelona. Meski Los Merengues masih tertinggal jauh dari rival abadinya, Sergio Ramos tetap optimistis.

Madrid cuma bisa mendapatkan satu poin dari kunjungannya ke Camp Nou, Senin (8/10/2012) dinihari WIB. Mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2.

"Permainan dan kerja keras kami lebih baik daripada Barcelona. Siapa pun yang melihat pertandingan tak akan terkejut seandainya kami menang," ungkap Ramos di situs resmi klub.

"Pada kesempatan-kesempatan lain, kami mengakui bahwa Barcelona lebih baik, tapi tak akan begitu jika hari ini kami menang," tambahnya.

Dengan hasil seri ini, Madrid baru mengumpulkan 11 poin dari tujuh pertandingan. Mereka tetap tertinggal delapan angka dari Barca di klasemen sementara dengan 31 laga tersisa.

"Liga sangat panjang, masih banyak yang tersisa dari itu. Kami ingin memangkas jarak di antara kami (Madrid dan Barca), tapi tak bisa. Kami berharap bisa melakukannya di pertandingan-pertandingan mendatang," kata Ramos.

Read More......

Messi & Ronaldo Cemerlang dalam El Clasico yang Berakhir Imbang

FOTO:AFP/Lluis Gene
Jakarta - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo benar-benar menyita perhatian di El Clasico teranyar. Keduanya sekaligus membuktikan tuahnya untuk klubnya masing-masing, meski gagal menyamai sebuah catatan di El Clasico 1916.

El Clasico di Camp Nou, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, berakhir dengan skor imbang 2-2 antara tuan rumah Barcelona dan tim tamu Real Madrid. Messi dan Ronaldo menjadi sorotan utama dengan sumbangan masing-masing dua gol untuk timnya.

Ronaldo, yang merupakan bintang El Real, mengawali aksinya dengan membuat gol pada menit 23 untuk membuat timnya memimpin. Gol keduanya ia buat pada menit 66, yang mana juga gol terakhir di dalam laga.

Sementara di kubu Barca, Messi berhasil menyamakan kedudukan lewat golnya pada menit 31. Ia kemudian juga sempat membawa timnya berbalik unggul pada menit 61.

Dicatat Infostrada Live, ini merupakan kali pertama Messi dan Ronaldo mencetak sepasang gol di dalam laga El Clasico yang sama. Pada 2007, ada Ruud Van Nistelrooy dan Messi yang sama-sama bikin dua gol dalam kedudukan akhir 3-3.

Melihat aksi Ronaldo dan Messi kali ini, sebelum peluit akhir dibunyikan mungkin ada yang berharap agar kedua pemain tersebut bisa sekaligus mencetak trigol bersama-sama, demi kian memanaskan pertandingan.

Akan tetapi, pada akhirnya tak ada gol ketiga dari Ronaldo dan Messi. Walhasil, sejauh ini baru ada satu El Clasico yang memunculkan seorang pemain dari kubu Barca dan Madrid sama-sama bikin hat-trick.Infostrada Live menyebut hal itu terjadi pada semifinal Copa del Rey 1916, saat Luis Belaunde (Madrid) dan Paulino Alcantara (Barca) sama-sama menyumbang trigol dalam skor akhir 6-6.

Yang menarik, Infostrada Live juga mencatat bahwa Barca belum pernah kalah di kandang sendiri saat Messi sudah bikin gol. Sebaliknya, Madrid juga belum pernah kalah di laga La Liga ketika Ronaldo mencetak gol. Performa kali ini pun bak jadi ajang buat Messi maupun Ronaldo untuk membuktikan tuahnya buat klub mereka masing-masing.

Read More......

Selasa, 02 Oktober 2012

Oktober, Bulan Kemenangan Jose Mourinho, Mou tak pernah kalah pada Oktober sepanjang 7 tahun terakhir.


Jose Mourinho (Realmadrid.com)
VIVAbola - Fans Real Madrid pantas mulai lega menatap Oktober. Karena pada bulan ini, pembesut El Real, Jose Mourinho selalu menunjukkan hasil luar biasa atas tim yang ditanganinya.

Menurut Ladbrokes News, Mourinho tak pernah kalah pada Oktober sepanjang 7 tahun terakhir. Kali terakhir Mou mengalami kekalahan dari Manchester City saat menangani Chelsea pada Oktober 2004.

Padahal, start inferior Madrid pada musim ini sangat mengkhawatirkan Madridista. Apalagi, jelang Real bentrok dalam laga El Clasico melawan musuh bebuyutan, Barcelona di Camp Nou, Minggu 7 Oktober 2012. Kekalahan akan membuat Madrid tertinggal 11 poin dari Barca yang kini menguasai klasemen sementara La Liga.

Beruntung, Real punya Mourinho. Entrenador asal Portugal ini punya rekor bagus selama Oktober. Keberuntungan dan sentuhan Mourinho kembali sangat dibutuhkan Madrid.

Pada bulan ke-10 ini, tim asuhan Mourinho tak terkalahkan dalam 35 laga. Mou memulainya bersama Chelsea pada 2005-2007. Saat itu, Mourinho memulai catatan impresif dengan membawa The Blues menghancurkan tuan rumah Liverpool 4-1 di Anfield.

Lalu, ia menambah rekor mentereng bersama Inter Milan selama 2 musim serta dua pasang laga terakhir bersama Madrid. Total selama Oktober, rekor
Mourinho yakni 35 laga dengan 28 kemenangan serta 7 seri, tanpa kalah.
Jelang melawat ke kandang Barcelona, Camp Nou, Madrid juga punya rekor bagus. Musim lalu, Si Putih mampu menaklukkan Barca 2-1 di Camp Nou. Bekal bagus El Real ditambah penampilan impresif Ronaldo yang selalu mencetak gol dalam lima pertemuan terakhir melawan Barca memperbesar peluang The Only One mempertahankan rekornya.
Musim ini jadi ujian bagi pria 49 tahun ini untuk mempertahankan rekornya. Karena Madrid bukan hanya menyambangi Barcelona, tapi juga juara Jerman, Borussia Dortmund di Liga Champions.

Bisakah Mourinho memperpanjang rekor impresif itu? Rasanya, hanya The Only One dan pasukan putih Madrid yang tahu.

Read More......

Sukses Jadi Pelatih, Mourinho Sesali Sosoknya Sebagai Ayah

FOTO:Getty Images/Jasper Juinen
Madrid - Terkait sepakbola, kehidupan Jose Mourinho terlihat sempurna dengan setumpuk gelar yang sudah didapat. Di sisi kehidupannya yang lain, pria asal Portugal itu mengaku tak menjalankan peran ayah dengan sempurna.

Empat gelar juara di empat kompetisi liga yang berbeda sudah didapat Mourinho dalam usia yang relatif muda. Catatan hebat lain yang dia punya adalah dua gelar Liga Champions bersama FC Porto dan Inter Milan.

Terlepas dari sikap kontroversialnya, pria 49 tahun itu tetap dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia saat ini. Sayangnya, sukses sebagai pelatih berdampak buruk buat kehidupannya yang lain, kehidupan sebagai seorang ayah.

"Saya benci kehidupan sosial saya. Saya benci tidak bisa menjadi seorang ayah yang normal yang bisa melihat pertandingan sepakbola anak laki-lakinya dan berada di pinggir lapangan bersama 20 orang ayah yang lain menyaksikan pertandingan itu," sahut Mourinho dalam wawancaranya dengan CNN.

Mourinho juga menyesalkan hilangnya privasi dia saat tengah berada di ruang publik bersama anaknya. Kesempatan menyaksikan Jose Mario, Jr -- anak kedua Mourinho yang berjenis kelamin laki-laki -- selalu diganggu dengan fans yang meminta foto bersama atau tanda tangan.

Tapi bukan itu saja, dengan banyak orang yang membencinya, Mourinho kerap dapat cemoohan saat berada di sana. Yang kemudian disebutnya sebagai terburuk adalah saat anaknya juga dapat ejekan.

"Saya sedang menyaksikan pertandingan sepakbola anak-anak dan saya harus berada di sana. Orang-orang kemudian datang untuk foto, orang-orang datang untuk meminta tanda tangan; orang-orang kemudian datang untuk menghina saya; orang-orang yang berada di balik gawang anak saya dan menghina anak saya yang baru berusia 12 tahun," kisah Mourinho kemudian.

'Mereka Pikir Mereka Tahu Saya'

Pada kesempatan yang sama Mourinho juga menyayangkan tudingan-tudingan miring yang datang padanya dari banyak media Eropa, terkait reputasinya yang penuh kontroversi. Mourinho menyebut kalau sosoknya sebagai pelatih berbeda jauh dengan kondisi dirinya di keseharian.

"Saya pikir itu sesuatu yang normal karena orang berpikir mereka mengetahui saya, tapi mereka tidak. Orang tahu (saya) sebagai manajer, terutama selama 90 menit. Dan selama 90 menit saya berada di sana bukan untuk bersenang-senang."

"Kesenangan adalah konsekuensi. Saya berada di sana untuk melakukan pekerjaan saya, saya berada di sana bersama tim saya untuk menang. Saya di sana dan menghidupkan pertandingan, saya menjalani pertandingan itu selayaknya itu pertandingan terakhir di karier saya," lanjutnya .

"Orang tidak tahu nsaya sebagai seorang teman, sebagai seorang family man, sebagai manajer di dalam tim ini, hubungan-hubungan yang saya punya dengan orang-orang di klub ini. Jadi saya tidak akan protes dan bilang kalau orang salah. Orang-orang melihat ke arah saya dengan mata yang salah. Tidak, mereka melihat apa yang mereka lihat," tuntas Mourinho.

Read More......

Sabtu, 29 September 2012

Benzema di Ambang Penampilan ke-100

FOTO:(Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)
Jakarta - Pertandingan melawan Deportivo La Coruna akan terasa sangat istimewa bagi Karim Benzema. Jika ia dimainkan maka itu akan menjadi laga ke-100 Benzema di ajang La Liga selama membela Real Madrid.

Los Merengues akan menerima kunjungan Deportivo di Santiago Bernabeu pada Senin (1/10/2012) dinihari WIB.

Laga kontra Super Depor membawa kenangan manis bagi striker internasional Prancis itu saat dua kali membobol gawang mereka dalam kemenangan 3-1 Madrid yang terjadi pada Januari 2010.

Dalam 99 penampilannya Benzema telah membukukan 46 gol. Gol terakhirnya dibuat ke gawang Rayo Vallecano yang mana itu adalah gol ke-150 dalam kariernya baik di level klub maupun timnas.

Sementara itu lebih dari separuhnya yakni 69 gol diciptakan Benzema saat berkostum Madrid dan sisanya sebanyak 66 gol dibuat ketika ia masih bersama Olympique Lyon.

Benzema kini menemukan kembali ketajamannya setelah mengalami paceklik gol di sepanjang 13 pertandingan -- termasuk Piala Eropa 2012 dan laga internasional Prancis.

Pemain berdarah Aljazair tersebut selalu mencetak gol sejak masuk sebagai pemain pengganti di pertandingan Liga Champions kontra Manchester City pada dua pekan lalu. Demikian diwartakan Marca.

Read More......